BANNER ATAS

Banner ZTV

Meriahkan HUT ke-40, Desa Lumbirejo Gelar Pagelaran Wayang Kulit Bertepatan Bulan Suro

Rabu, 08 Juli 2026, 21:12 WIB Last Updated 2026-07-08T14:12:45Z
PESAWARAN, LUMBIREJO – ztv.co.id – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Desa Lumbirejo berlangsung meriah pada Selasa malam (7/7/2026). Ribuan warga dari berbagai dusun memadati halaman Kantor Desa untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit yang menjadi agenda utama perayaan tahun ini.
 
Peringatan kali ini bertepatan dengan bulan Muharam atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai bulan Suro—momentum sakral bagi introspeksi diri, membersihkan hati, serta memanjatkan doa keselamatan dan perlindungan sepanjang tahun.
 
Rangkaian kegiatan diawali dengan acara syukuran pada siang hari. Memasuki malam, suasana semakin semarak seiring mulai digelarnya seni pewayangan. Sejak matahari terbenam, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan, memenuhi kursi yang telah disediakan di panggung yang dihias megah dengan lampu penerangan.
 
Kepala Desa Lumbirejo, Ridho, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas perjalanan desa yang telah menginjak usia ke-40 tahun. Ia menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan terselenggara berkat semangat swadaya dan gotong royong seluruh masyarakat.
 
"Atas nama Pemerintah Desa, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dalam menyukseskan peringatan ini. Semangat gotong royong inilah modal utama kita untuk terus memajukan Desa Lumbirejo," ujar Ridho.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, pagelaran wayang kulit dipilih sebagai puncak perayaan karena merupakan warisan budaya leluhur yang sarat nilai kehidupan.
 
"Kami menghadirkan wayang kulit karena seni ini mengandung pesan kebaikan, persatuan, dan kearifan lokal yang sejalan dengan semangat kebersamaan masyarakat kita," tambahnya.
 
Pagelaran dengan lakon Baline Negoro Pandowo Limo dimulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari. Sang dalang berhasil memukau ribuan penonton lewat alur cerita bermakna yang diselingi humor khas pewayangan, diiringi alunan gamelan yang menambah khidmat suasana.
 
Salah satu warga, Suryana, mengaku senang dapat kembali menikmati pertunjukan bersama keluarga. "Senang sekali bisa berkumpul seperti ini. Selain hiburan, kegiatan ini penting agar budaya leluhur kita tidak hilang ditelan zaman," ucapnya.
 
Seluruh rangkaian perayaan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Pemerintah desa berharap momentum ini semakin mempererat tali persaudaraan serta memperkuat tekad bersama membangun Desa Lumbirejo yang lebih maju dan sejahtera.


(Zainal)
Komentar

Tampilkan