BANNER ATAS

Banner ZTV

Janji Belum Nyata, Warga Ambil Langkah Berani: Jual Harta Demi Akses Jalan

Minggu, 12 Juli 2026, 13:47 WIB Last Updated 2026-07-12T06:47:41Z
PESAWARAN – ztv.co.id – Jalan penghubung Dusun Bangun Harjo, Desa Taman Sari, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, rusak parah dan berlubang, Berbagai laporan dan harapan warga kepada pemerintah daerah seakan tidak mendapat tanggapan, sehingga hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan.
 
Tak ingin terus terisolasi dan kesulitan mengantar anak sekolah maupun mengangkut hasil panen, warga akhirnya mengambil langkah sendiri. Tanpa menunggu anggaran atau janji dari dinas terkait, mereka patungan menyisihkan uang hasil penjualan beras sisa panen dan bahkan menjual ternak kambing untuk mengumpulkan dana perbaikan.
 
Pada Minggu (12/7/2026), dana hasil pengorbanan tersebut digunakan untuk membeli batu dan pasir. Sementara itu, warga turun langsung secara gotong royong mengerjakan perbaikan jalan tersebut.
 
"Kami tidak meminta bantuan cuma-cuma, hanya meminta hak kami berupa akses jalan yang layak. Tapi sampai kapan kami harus menunggu? Daripada terus menderita, lebih baik kami jual beras dan kambing kami demi jalan ini," ungkap Sugiono, perwakilan warga yang akrab disapa Londen, dengan nada kecewa.
 
Londen menegaskan, warga tidak meminta bantuan sosial, melainkan hak dasar yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia pun menceritakan, jalan ini hanya pernah satu kali diperbaiki pemerintah puluhan tahun lalu, dan sejak rusak kembali belum pernah ada perhatian lebih lanjut.
 
"Ibu Bupati yang terhormat, mohon perhatikan keadaan jalan di dusun kami. Kami selalu taat membayar pajak, bukankah pajak seharusnya kembali untuk kepentingan rakyat?" harapnya.
 
Ia menambahkan, anak-anak harus berjalan tidak nyaman menuju sekolah. Karena tak ingin terus menunggu janji yang tak kunjung nyata, warga sepakat bergerak sendiri. "Kami sadar ini jalan milik bersama. Daripada hanya mengeluh, lebih baik kami bergerak dulu. Semoga usaha ini meringankan beban, dan nantinya bisa dilanjutkan dengan pengerasan permanen," ujarnya.
 
Senada disampaikan Jinanto, Ketua RT 06 Dusun Bangun Harjo. Jalan yang menghubungkan dusunnya dengan pusat desa itu rusak parah, banyak berlubang, dan menjadi licin saat musim hujan. Kondisi ini sangat menyulitkan aktivitas warga, mulai dari mengantar sekolah, berobat ke puskesmas, hingga mengangkut hasil panen ke pasar.
 
Karena tak kunjung mendapat perhatian, warga sepakat melakukan kerja bakti swadaya sepanjang sekitar 20 meter. Seluruh biaya pembelian material serta tenaga dan peralatan yang digunakan berasal dari sumbangan sukarela warga.
 
Jinanto berharap pemerintah, baik tingkat desa maupun daerah, nantinya dapat memperhatikan dan melanjutkan perbaikan ini agar jalan lebih awet dan aman dilalui sepanjang tahun. "Kami berharap perbaikan swadaya ini segera ditindaklanjuti dengan pengerasan permanen, agar pengorbanan warga tidak sia-sia," pungkasnya.


Reporter:  Zainal,Aji
Komentar

Tampilkan