BANNER ATAS

Banner ZTV

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di Lampung, Sekdaprov Jadi Inspektur Upacara

Senin, 27 April 2026, 15:42 WIB Last Updated 2026-04-27T08:42:40Z
Bandar Lampung, – ztv.co.id – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung pada hari Senin (27/04/2026). Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara yang mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita" tersebut.
 
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian menegaskan bahwa otonomi daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban bagi daerah otonom untuk mengatur urusan pemerintahan serta mengelola kepentingan masyarakat, yang seluruhnya dilaksanakan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Menteri Dalam Negeri menekankan bahwa sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Sinkronisasi ini mencakup beberapa aspek penting, yakni integrasi perencanaan pembangunan, penguatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pelaksanaan reformasi birokrasi yang lebih lincah melalui penerapan sistem digitalisasi terintegrasi.
 
Selain penguatan tata kelola pemerintahan, sambutan tersebut juga menggarisbawahi sejumlah poin strategis yang perlu menjadi perhatian utama pemerintah daerah, antara lain:
 
1. Pembangunan Hijau: Menyelaraskan seluruh program pembangunan daerah dengan prinsip ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan guna menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keseimbangan ekosistem.
2. Transformasi Digital: Mempercepat pelaksanaan digitalisasi pemerintahan untuk menciptakan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan pelayanan publik yang lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.
3. Pemenuhan Layanan Dasar: Memastikan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan air bersih dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal.
4. Stabilitas Daerah: Memperkuat upaya mitigasi dan penanganan berbagai tantangan, mulai dari krisis ekonomi, ketahanan pangan, hingga dampak perubahan iklim yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Dalam Negeri juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil menunjukkan prestasi gemilang dalam evaluasi kinerja serta berupaya meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus menyusun dan melaksanakan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul baik dari dinamika ekonomi nasional maupun perubahan kondisi global.
 
Sebagai penutup rangkaian acara upacara, dilakukan penyerahan secara simbolis tali asih kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Purna Bakti yang mulai menjalani masa purna bakti terhitung mulai tanggal 1 Mei 2026. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi serta pengabdian yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun dalam melaksanakan tugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

(Red)
Komentar

Tampilkan