BANNER ATAS

Banner ZTV

Tabrakan Berujung Keributan dan Pemukulan di Jl. Urip Sumoharjo, Korban Alami Luka Serius dan Mobil Rusak

Kamis, 05 Maret 2026, 23:53 WIB Last Updated 2026-03-05T16:58:45Z
Bandar Lampung, – ztv.co.id – Sebuah insiden tabrakan berujung keributan dan pemukulan terjadi pada hari Rabu, 4 Maret 2026, sekitar pukul 17:30 WIB di Jalan Urip Sumoharjo, tepat di depan Toko Riki Helm. Insiden ini melibatkan dua kendaraan dan menyebabkan korban mengalami luka serius serta kerusakan pada kendaraannya.
 
Korban, yang dikenal sebagai Heri Pratama, saat itu sedang mengendarai mobil Calya berwarna coklat metalik dengan nomor polisi B 2881 UOL. Ia sedang dalam perjalanan dari arah Rumah Sakit Urip sambil membawa penumpang layanan Gocar. Saat itu, kondisi jalan sedang sangat padat dan macet.
 
Tiba-tiba, dari arah belakang, sebuah mobil Daihatsu Terios berwarna silver atau abu-abu muda dengan nomor polisi BE 1321 AAC menabrak bagian belakang mobil korban. Setelah kejadian, Heri segera turun dari mobilnya dan meminta pengemudi mobil penabrak untuk turun juga guna menyelesaikan masalah. Namun, pengemudi mobil penabrak tidak mau turun dan tidak menunjukkan itikat baik untuk bernegosiasi.
 
Merasa kesal karena tidak ada tanggapan yang baik, Heri memukul kap mobil penabrak dengan harapan pengemudi mau keluar dan berbicara. Namun, hal yang tidak diinginkan pun terjadi. Begitu pengemudi mobil penabrak keluar, ia langsung menyerang dan memukul Heri, sehingga terjadilah keributan di tempat tersebut.
 
Tidak hanya itu, pengemudi kedua dari mobil Daihatsu Terios tersebut juga turun dan ikut menyerang Heri. Kejadian ini membuat lalu lintas di lokasi semakin macet. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut pun segera turun tangan untuk melerai keributan tersebut.
 
Setelah dilerai, Heri meminggirkan mobilnya. Namun, pengemudi mobil penabrak justru berniat untuk kabur. Melihat hal itu, Heri berteriak, "Woi, jangan kabur!" Mendengar teriakan tersebut, pengemudi mobil penabrak berhenti, tetapi malah kembali menyerang dan memukul Heri, sehingga terjadilah pemukulan untuk kedua kalinya.
 
Warga sekitar kembali melerai dan menyuruh pengemudi mobil penabrak untuk maju dan memindahkan mobilnya agar tidak menghalangi lalu lintas. Namun, bukannya memindahkan mobil, pengemudi tersebut justru kabur dan tidak ada kabar hingga saat ini.
 
Akibat insiden ini, Heri Pratama mengalami luka dan memar di bagian kepala, pipi, kening, serta retak di dekat tangan bagian kanan. Selain itu, mobilnya juga mengalami kerusakan pada bagian bemper belakang.
 
Hingga berita ini diturunkan, korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarame untuk diproses lebih lanjut. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus ini. Korban berharap agar pihak yang bertanggung jawab dapat segera ditemukan dan dipertanggungjawabkan atas tindakan yang dilakukan.

(Red)
Komentar

Tampilkan